Beranda WKRI Ini Pesan Bupati Mesak Yang di Sampaikan Yulianus Pasang di Peringatan HUT...

Ini Pesan Bupati Mesak Yang di Sampaikan Yulianus Pasang di Peringatan HUT WKRI ke‑102

48
Sekda Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang (Batik coklat, tengah) didampingi Ketua FKUB Papua Tengah, Ignasius Adii (Batik merah saat foto bersama dengan para pengurus WKRI Nabire. Sabtu (27/6/2026), – Dok Untuk PK Komda Papua Tengah.

Nabire, PK Komda Papua Tengah | Sekretaris Daerah Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, mewakili Bupati Nabire Mesak Magai menghadiri dan menyampaikan sambutan dalam peringatan Hari Ulang Tahun Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) ke‑102, Sabtu (27/6/2026). Acara ini diselenggarakan oleh Dekenat Teluk Cenderawasih yang dirangkai bersamaan dengan ibadah syukur yang menampilkan rangkaian Liturgi Sabda bertema “Peran Teladan perempuan beriman”.

Dalam sambutan yang dibacakannya, Sekda menyampaikan apresiasi tinggi atas perjalanan panjang 102 tahun pergerakan WKRI. “Organisasi ini bukan sekadar wadah pembinaan iman, melainkan motor penggerak pemberdayaan perempuan, pendidikan keluarga, pelayanan sosial, kesehatan, dan kepedulian terhadap warga yang membutuhkan,” ujarnya mewakili Bupati.

Bupati dalam pesannya menegaskan posisi strategis perempuan dalam menentukan masa depan bangsa. “Dari tangan ibu lahir generasi beriman, cerdas, berkarakter, dan penuh kasih sesama,” demikian pesan yang disampaikan Yulianus Pasang. Ia juga mengajak seluruh anggota WKRI di Nabire tetap menjadi teladan keluarga dan masyarakat, memperkuat persaudaraan, serta menanam nilai kasih, kejujuran, toleransi, dan gotong royong di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya yang ada di wilayah ini.

Pemerintah Kabupaten Nabire, disampaikan pula, tetap berkomitmen membuka ruang kolaborasi luas dengan organisasi keagamaan dan perempuan. Fokus kerja sama meliputi pendidikan, kesehatan, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, penguatan ekonomi keluarga, pelestarian lingkungan, dan pembinaan generasi muda.

“Kerukunan yang sudah terjalin harus dijaga sebagai modal utama pembangunan daerah,” tambahnya.
Acara ibadah berjalan khidmat dengan rangkaian bacaan: Amsal 31:10‑31 tentang perempuan cakap dan bijaksana, Mazmur 128 dengan refrain “Berbahagialah orang yang takwa kepada Tuhan”, Galatia 5:22‑25 mengenai buah‑buah Roh, serta Injil Lukas 1:39‑45 yang menampilkan Maria sebagai teladan perempuan yang membawa sukacita.

Turut hadir unsur Forkopimda Kabupaten Nabire, Ketua Presidium WKRI DPD Keuskupan Timika, pengurus WKRI, para pendeta dan suster, kepala perangkat daerah, tokoh agama, adat, perempuan, pemuda, serta para undangan lain termasuk perwakilan Persit dan Bhayangkari serta FKUB Provinsi Papua Tengah.

Yulianus Pasang menutup sambutan dengan doa dan harapan: “Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberi kesehatan, hikmat, kekuatan, dan berkat melimpah kepada seluruh anggota WKRI dalam melaksanakan karya pelayanan.” Dirgahayu WKRI ke‑102 dengan semangat: “Perempuan Beriman, Berkarya, Bersinergi Membangun Keluarga, Gereja, dan Kabupaten Nabire yang Maju, Harmonis, serta Sejahtera. [*]